Tugas Teknologi Informasi
Selasa, 10 Januari 2017
Daftar Pertanyaan Kuisioner Portofolio Aplikasi Pada PT Bank Central Asia
Daftar
Pertanyaan Kuisioner Portofolio Aplikasi Pada PT Bank Central Asia
|
No
|
Pertanyaan
|
Jawaban
(Yes/No)
|
|
1
|
Apakah aplikasi ini
menciptakan keunggulan bersaing dan membuat visi misi prusahaan tercapai
|
Yes
|
|
2
|
Apakah aplikasi ini
memungkinkan tercapainya sasaran bisnis yang spesifik atau critical success
factors
|
Yes
|
|
3
|
Apakah aplikasi ini
mengatasi masalah dengan costomer
|
Yes
|
|
4
|
Apakah aplikasi ini
merupakan media perantara perusahaan dengan costomer/calon customer
|
yes
|
|
5
|
Apakah aplikasi ini
meningkatkan produktivitas dan mengurangi cast ?
|
Yes
|
|
6
|
Apakah aplikasi ini
membantu daily operational bisnis ?
|
Yes
|
|
7
|
Apakah manfaat aplikasi
ini beum terlihat jelas untuk saat ini, namun berpotensi menjadi critical
untuk mensukseskan strategi bisnis kedepannya ?
|
No
|
Tabel Penentuan Kategori Portofolio
Aplikasi
|
No
|
HIGH POTENTIAL
|
STRATEGIC
|
KEY OPERATIONAL
|
SUPPORT
|
|
1
|
|
ü
|
|
|
|
2
|
ü
|
|
|
|
|
3
|
|
|
ü
|
|
|
4
|
|
|
ü
|
|
|
5
|
|
ü
|
|
|
|
6
|
|
|
|
ü
|
|
7
|
|
|
|
ü
|
SEJARAH DAN PENEMU 4G KE 3G
Nama :
Ayu Putri Pradini
Nim : 4516013067
Kelas
: Akuntansi B
●
Sejarah 3G
Teknologi generasi ketiga (3G Third Generation) dikembangkan oleh suatu kelompok yang diakui para ahli dan pelaku bisnis yang berkompeten dalam bidang teknologi wireless di dunia. 3G (Third Generation) sebagai teknologi yang berfungsi mempunyai kecepatan transfer data sebesar 144 kbps pada kecepatan user 100 km/jam, mempunyai kecepatan transfer data sebesar 384 kbps pada kecepatan berjalan kaki, mempunyai kecepatan transfer data sebesar 2 Mbps pada untuk user diam (stasioner).
Teknologi generasi ketiga (3G Third Generation) dikembangkan oleh suatu kelompok yang diakui para ahli dan pelaku bisnis yang berkompeten dalam bidang teknologi wireless di dunia. 3G (Third Generation) sebagai teknologi yang berfungsi mempunyai kecepatan transfer data sebesar 144 kbps pada kecepatan user 100 km/jam, mempunyai kecepatan transfer data sebesar 384 kbps pada kecepatan berjalan kaki, mempunyai kecepatan transfer data sebesar 2 Mbps pada untuk user diam (stasioner).
●
Kelebihan 3G dari generasi-genersi sebelumnya :
Kualitas suara yang lebih bagus, keamanan yang terjamin, kecepatan data mencapai 2 Mbps untuk lokal/Indoor/slow-moving access dan 384 kbps untuk wide area access, support beberapa koneksi secara simultan, sebagai contoh, pengguna dapat browse internet bersamaan dengan melakukan call (telepon) ke tujuan yang berbeda, infrastruktur bersama dapat mensupport banyak operator dilokasi yang sama. Interkoneksi ke other mobile dan fixed users, roaming nasional dan internasional, bisa menangani packet-and circuit-switched service termasuk internet (IP) dan videoconferencing. Juga high data rate communication services dan asymmetric data transmission, efiensi spektrum yang bagus, sehingga dapat menggunakan secara maksimum bandwidth yang terbatas, support untuk multiple cell layer, co-existance and interconnection dengan satellite-based services, mekanisme billing yang baru tergantung dari volume data, kualitas service dan waktu. Kelemahan Teknologi 3G
Memerlukan Kontrol Daya “Ideal” dan belum mencukupinya kecepatan transfer data dalam melayani layanan multimedia yang memerlukan kecepatan yang mumpuni.
Kualitas suara yang lebih bagus, keamanan yang terjamin, kecepatan data mencapai 2 Mbps untuk lokal/Indoor/slow-moving access dan 384 kbps untuk wide area access, support beberapa koneksi secara simultan, sebagai contoh, pengguna dapat browse internet bersamaan dengan melakukan call (telepon) ke tujuan yang berbeda, infrastruktur bersama dapat mensupport banyak operator dilokasi yang sama. Interkoneksi ke other mobile dan fixed users, roaming nasional dan internasional, bisa menangani packet-and circuit-switched service termasuk internet (IP) dan videoconferencing. Juga high data rate communication services dan asymmetric data transmission, efiensi spektrum yang bagus, sehingga dapat menggunakan secara maksimum bandwidth yang terbatas, support untuk multiple cell layer, co-existance and interconnection dengan satellite-based services, mekanisme billing yang baru tergantung dari volume data, kualitas service dan waktu. Kelemahan Teknologi 3G
Memerlukan Kontrol Daya “Ideal” dan belum mencukupinya kecepatan transfer data dalam melayani layanan multimedia yang memerlukan kecepatan yang mumpuni.
● Sejarah 4G
4G adalah singkatan dari istilah dalam
bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan
mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler. 4G merupakan
pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE
(Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and
beyond”.Teknologi 4G adalah istilah serapan dari bahasa Inggris:
fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan untuk menjelaskan
pengembangan teknologi telepon seluler. Member dari 3GPP mencakup hampir semua pelaku industri terkait,
termasuk berbagai vendor
seperti Ericsson, Huawei, Samsung, Nokia, dan Sony, juga para operator macam
NTT Docomo, Vodafone, dan AT&T. Penetapan standar 4G LTE memerlukan proses
yang panjang, berawal dari fase studi kelayakan pada 2005 sebelum berlanjut ke
fase perumusan.
Dalam prosesnya, para anggota 3GPP mengusulkan ide dan proposal masing-masing serta mendiskusikannya bersama-sama untuk membahas berbagai hal seperti kompleksitas dan performa. Umumnya, ide atau proposal yang diajukan sudah terproteksi dalam bentuk paten sebelum dilempar ke forum. Bentuk akhir dari tiap fitur yang diputuskan bersama adalah hasl dari gabungan (sintesis) beberapa proposal yang diakui kompetitif.
Dalam prosesnya, para anggota 3GPP mengusulkan ide dan proposal masing-masing serta mendiskusikannya bersama-sama untuk membahas berbagai hal seperti kompleksitas dan performa. Umumnya, ide atau proposal yang diajukan sudah terproteksi dalam bentuk paten sebelum dilempar ke forum. Bentuk akhir dari tiap fitur yang diputuskan bersama adalah hasl dari gabungan (sintesis) beberapa proposal yang diakui kompetitif.
“Jarang sekali ada proposal tunggal dari satu
perusahaan yang diadopsi tanpa modifikasi (as
is). Keputusan ini diambil melalui proses konsensus (musyawarah),”
tulis Basuki dan Eko dalam keterangannya.
Akhirnya, saat standar dokumen (spesifikasi) sudah disetujui dan diresmikan, maka semua vendor telekomunikasi akan menyesuaikan produknya dengan standar tersebut. Hal inilah yang memungkinkan produk 4G LTE berlaku standar dan bisa digunakan di seluruh dunia.
Akhirnya, saat standar dokumen (spesifikasi) sudah disetujui dan diresmikan, maka semua vendor telekomunikasi akan menyesuaikan produknya dengan standar tersebut. Hal inilah yang memungkinkan produk 4G LTE berlaku standar dan bisa digunakan di seluruh dunia.
Khoirul Anwar merupakan penemu dan pemegang paten teknologi
pemancar yang menggunakan konsep dua FFT, untuk dipakai pada metode SC-FDMA,
dalam proses uplink
4G LTE. Namun, spesifikasi LTE tidak mengharuskan vendor memakai skema FFT ataupun skema FFT
tertentu, karena FFT bisa diimplementasikan dengan berbagai cara. Salah satu
tujuannya adalah memberikan kebebasan kompetitif kepada para vendor untuk
menggunakan skema milik sendiri dalam produknya. “Jadi, seorang penemu skema FFT yang berbeda
dari sebelumnya tidak bisa mengklaim bahwa penemuannya telah atau akan dipakai
untuk LTE,” lanjut Basuki dan Eko. Khoirul menemukan satu teknik dari banyak
teknik lainnya yang bisa dipakai untuk mengimplementasikan satu (di antara
beberapa) komponen dari OFDM yang dideskripsikan di dalam spesifikasi LTE.
Langganan:
Komentar (Atom)
